eni rulita

Guru SDN 4 Pengalusan, Mrebet, Purbalingga. Menulis itu seperti keajaiban. Menciptakan dunia sesuai kehendak kita. Melalui kata dan rasa. Terlebih jika bermanfa...

Selengkapnya
Navigasi Web
Seraut Wajah Penuh Tanya

Seraut Wajah Penuh Tanya

Seraut Wajah Penuh Tanya

Selfie. Kerap kali ku lakukan. Namun, ada yang berbeda dengan hari ini, tujuannya yang berbeda. Jika biasanya untuk upload di media sosial, kali ini untuk tujuan yang lebih bergengsi. Pak Eko sang tutor pelatihan menulis meminta semua peserta untuk menatap wajahnya pada layar kamera.

Satu detik pertama masih ku tatap wajaku, mencoba mencari inspirasi, apa yang harus aku tuliskan, namun belum nememukan apa yang harus kutulis tentang wajahku ini ?

Detik kedua aku menatap wajahku lebih lekat lagi, dan hasilnya sama aku masih bertanya apa yang harus ku tulis, bagimana cara menuliskannya apa aku harus menulis mataku ada dua, hidungku ada satu, mulutku ada satu. Jika orang lain membaca tentu aku merasa malu. Anak-anak ku tentu bisa menulis lebih baik dari itu ?.

Detik ketiga aku mengalihkan pandangan menyapu seisi ruang aula pelatihan, semua peserta tetunduk tekun mengetik di laptop. Hatiku semakin gusar, kenapa mereka terlihat asyik sekali menulis sementara aku masih sangat kebingungan tentang hal apa yang akan aku tulis tentang wajahku ini. “ Mereka bisa menulis kenapa aku tidak mencoba ?” gumam ku dalam hati. Motivasi mulai muncul dalam diriku.

Detik ke empat mencoba menatap kembali wajahku di layar smartphone yang kupegang, ada sedikit yang berbeda. Allah SWT memberiku secercah harapan. Tiba-tiba aku teringat perkataan pak Joko, guru bahasa indonesia ku di SMAN 1 Bobotsari. “ Jika kamu bingung dalam menulis, maka jangan pikirkan apa yang akan kamu tulis, tapi tulislah apa yang ada dalam pikiranmu “

Bagai secercah harapan, kata-kata beliau memberiku inspirasi, bahwa aku tidak perlu bingung mengenai apa yang harus aku tulis, karena aku akan menulis apa yang muncul dalam pikiranku.

Detik ke lima, semangatku bangkit. Senyum diwajahku mulai merekah. Aku melihat jumlah kata dalam layar microsoft word sudah mencapai 287 . Padahal aku merasa belum menuliskan apa-apa, aku hanya menuliskan apa yang ada di pikiranku, setelah 15 tahun aku baru membuktikan bahwa perkataan pak Joko memang benar. Semoga ketika nanti aku sudah pandai menulis, amal jariyah ilmu bapak akan senantiasa mengalir, karena aku hanya bisa membalas budi baikmu dengan sebaris doa.

Detik selanjutnya, entah detik ke berapa ?. Aku tak lagi ingat, karena kini jantungku berdegup kencang, semangatku menggelora berpacu dalam nafas penuh inspirasi, menuangkan apa yang ada dalam pikiranku. Ternyata menulis tidak sesulit yang ku banyangkan selama ini. Entah aura apa yang membuatku merasa aku bisa menulis?. Mungkin paparan yang luar biasa menarik dari pak ikhsan dan pak eko yang menjadi motivasi. Jika dulu mengerjakan persamaan linier lebih menarik untukku tenimbang harus membuat paragraf narasi. Kini aku mendapat angin segar bahwa aku ternyata bisa menulis.

Detik ke berapa sekarang ini, aku tak lagi tahu. Aku semakin larut dalam pikiranku. Pikiran itupun yang membuatku tersadar bahwa aku harus menulis tentang wajahku. Sekarang aku betul-betul memahami wajah yang pertama kali kutatap dalam layar android oppo milikku adalah wajah yang penuh tanya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Mengalir dengan mudahnya

06 Oct
Balas

Apakah aku berbakat bu ? Heee.... kiat untuk menyemangati diri

06 Oct

Sip

10 Sep
Balas

Terimakasih mba, baru belajar...harus banyak belajar dari njgn

10 Sep

Terimakasih mba, baru belajar...harus banyak belajar dari njgn

10 Sep

Joss..

10 Sep
Balas

Ha.... mbombongi kue

10 Sep



search

New Post