ASHURUL HURUM
ASYHURUL HURUM
Asyhurul Hurum adalah bulan-bulan yang dihormati,dianjurkan perbanyak amal soleh mustajab do’a dan diharamkan berbuat dosa dan ma’siat kepada sang Maha Kuasa,empat bulan yang dimasud adalah Muharram Rajab Zulq’dah dan Zulhijjah.Kalau kita lihat perjalanan dakwah Rosulullah SAW pada keempat bulan tersebut terjadinya peristiwa-peristiwa besar yang wajib diketahui oleh seorang muslim dan muslimat.
1. Muharam,haram artinya terlarang atau dilarang,dimana dilarang seseorang melakukan suatu pekerjaan atau perbuatan yang di haramkan Allah,kejadian besar yang wajib kita ketahui adalah terjadinya peristiwa Hijrahnya Rosulullah dan kaum muslimin dari kota Mekkah yang merupakan tanah kelahirannya harus dengan ikhlas mereka tinggalkan demi suatu pengabdian yang luar biasa kepada Allah swt,peristiwa itu dilatar belakangi oleh penderitaan yang dirasakan oleh sebagian kaum muslimin dari tekanan kaum kafir quraisy yang notabene karena melakukan ketaatan kepada Allah dan Rosulnya,kemudian dari rasa sukanya adalah karena kecintaan kaum muslimin Madinah kepada Allah dan Rosulnya sehingga mereka sangat merindukan kehadiran Rosulullah ditengah-tengah mereka,mereka rindu ingin dipimpin oleh sang Baginda yang mulia Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa hijrahnya Rosulullah dan kaum muslimin dilakukan sangat dramatis penuh tantangan dan beruraikan air mata,Rosullah pemimpin umat yang tiada tandingannya diman Rosullah terlebih dahulu mendahulukan kaum muslimin yang tertindas untuk hijrah secara sembunyi-sembunyi dari pengawalan dan pengintaian dari penduduk kafir quraisy.sementara Rosulullah bersama Abu Bakar Siddiq,Umar Bin Khatab dan Ali Bin Abi Thalib tetap stand by di kota Mekkah dengan taktik yang jitu dari Rosulullah SAW agar perhatian dan pengintaian kafir Quraisy focus kepada mereka tanpa mereka sadari secara beransur-ansur sebagian kaum muslimin telah hijrah ke Yasrib ( Madinah ).
Setelah semua kaum muslimin hijrah barulah Rosulullah menysun taktik jitu lagi yaitu Hijrah secara sembunyi-sembunyi bersama Abu Bakar dan Ali,Rosulullah menganjurkan agar dimalam hari Ali Bin Abi Thalib menggantikan tempat tidur beliau,dan Rosulullah bersama Abu Bakar hijrah secara sembunyi-sembunyi,Yang sangat luar biasa adalah hijrahnya umar Bin Khatab secara terang-terangan dengan pedang terhunus siapa yang berani menghalangi hijrah beliau hadapilah pedihnya pedangnya.
2. Rajab pada bulan ini juga terjadinya suatu perkara besar yang wajib kita ketahui yaitu Isra’ dan mi’rajnya Rosulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso dan naik ke langit yang ketuju hingga ke Sidratil Muntaha untuk menjemput perintah solat peristiwa isra’ dan Mikraj terjadi pda tanggal 27 rajab,Solat merupakan ibadah yang dijadikan sebagai tiang agama,jika baik amalan solat seseorang maka baik pula amalan yang lain,ibadah solat adalah ibadah yang pertama kali nanti dihisab di yaumil akhirah.
3. Zulqa’idah adalah bulan yang kesebelas dari bulan hijriyah pada bulan Zulqa’idah ini adalah bulan pelaksanaan ibadah haji,Ibadah haji adalah ibadah yang diwajibkan kepada kaum muslimin dan muslimat yang mampu secara lahir dan batin,mampu dari segi kesehatan dan fisik dan mampu dari segi finansial serta aman dalam perjalanan serta aman dalam pelaksanaannya ibadahnya.
4. Zulhijjah adalah bulan ke dua belas dari bulan-bulan hijriyah yang merupakan puncaknya ibdah haji,tanggal 9 Zulhijjah kita yang tidak berhaji sangat dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa Arafah sedangkan bagi Jemaah haji mereka melakukan wukuf di Padang Arafah,wukuf merupakan puncaknya ibadah haji dan besoknya tanggal sepuluh Zulhijjah kita melakukan ibadah solai ‘idul ‘ADHA sebelum sholat kita disunahkan untuk menahan dahaga sampai selesai solat,setelah solat kaum muslimin akan melakukan ibadah qurban.Ibadah qurban merupakan ibadah hablum minallah dan hablum minannaasi,yaitu hubungan kita kepada sang Kholik dengan memperlihatkan kepatuhan kita kepada Allah yakni dengan menyembelih hewan ternak mulai dar seekor kambing sapi kerbau bahkan onta sekalipun,sedangkan hablum minannaasi yaitu hubungan kita dengan sesame manusia yakni daging qorban tadi kita bagi-bagikan kepada saudara-saudara kita agar selama hari-hari tasrik tersebut kita sama-sama memakan daging,kadangkala ada sebagian dari keluarga kita yang hanya sekali atau dua kali setahun mampu membeli dan memakan daging.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Sejarah Islam harus terus dipublikasi secara up to date. Semangat