Beku
Jika ingin hati berteriak,
semestinya alam pun berteriak,
merebak kegamangan di sela zaman,
ketika semua meluruh dalam kegelisahan ,
nan panjang tanpa batas kepastian.
Hari ini satu persatu kembali,
tinggalkan cerita tak berkesudahan,
Kepada mereka yang di garda terdepan,
betapa perih simak pilu tangisan,
saat jasad harus terpisah dalam kesendirian.
Jika semua pergi,
kepada siapa hati ini akan bertanya,
tentang wabah yang tiada henti mendera,
Tuhan,
di sisi-Mu tempat mengadu,
bersujud luruh dalam doa kelu,
Sendiri !
(Huma di Lembah Serayu, 29/06/2020)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Melu nelangsa. Lanjut....
siap