Eko Adri Wahyudiono

Saya hanyalah seorang guru biasa. Jika bukan pengajar pastilah pendidik dalam tugasnya. Bisa jadi adalah keduanya. Namun, jika bukan keduanyapun, saya pastilah ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Hasel Sandya Zaidan, Murid SMAN 1 Magetan Berprestasi di Ajang Motorcross Dunia di Turki
Hasel saat di Turki 2024. Dokpri

Hasel Sandya Zaidan, Murid SMAN 1 Magetan Berprestasi di Ajang Motorcross Dunia di Turki

Ada sosok remaja belia yang mengingatkan seorang motorcrosser nasional yang terkenal, Popo Hartopo di era tahun 80 an. Dia ternyata masih duduk di kelas 10 di SMAN 1 Magetan namun mempunyai talenta unik dan sudah membuktikan dirinya dengan capaian prestasi di tingkat nasional dan bahkan Internasional.

Siswa ganteng berpostur tegap ini ternyata seorang atlit motorcross nasional. Nama lengkapnya Hasel Sandya Zaidan. Putra kedua dari bapak Agus Murtono dan Ibu Dian Yessi Aryanti yang berprofesi sebagai pengusaha distributor material bangunan di Magetan.

Meskipun begitu, hobi Hasel yang lainnya selain Hard Enduro motocross adalah Baskeball. Cowok kelahiran Januari 2009 ini ternyata bulan lalu baru pulang dari event World International Motorcross di Turki.

Hal ini menarik juga, bagaimana seorang murid SMA sudah mempunyai keterampilan mengendarai motor trail di medan yang sangat ekstrim dengan batu cadas, lumpur dan alam liar sebagai rutenya.

Semua itu tidak lepas dari peran ayahnya yang juga atlit motorcross. Bahkan kakaknya Hasel yang bernama Omid, yang masih duduk di kelas 11 di SMA 1 Magetan, juga seorang atlit remaja di cabang motorcross.

Ketekunan anggota keluarga itu berlatih, akhirnya membuahkan hasil yang tidak sia-sia. Dibuktikan dengan banyaknya predikat juara yang digondol oleh Hasel.

Seperti berbagai juara di Lomba tingkat provinsi nasional International. Juara Bronze Medal di International di Turkie Kemer Antalya 2024, Juara 1 Junior tingkat provinsi Jawa Timur, Juara 1 Junior tingkat nasional, Juara 5 Academy INDONESIA HARD ENDURO, Juara 1 Hill Climb nasional. Hebat, kan!?

Bila ditanya cita-citanya, Hasel mengaku ingin nenjadi pembalap motorcross luar negeri dan bisa bergabung untuk bermain dengan Team Sherco yang sangat diidamkan oleh para motocrosser dunia.

Kesulitan yang dihadapi Hasel, memang diakui memang bingung dalam membagi waktu untuk belajar di sekolah secara bormal, ikut event motorcross dunia dan juga waktu untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Namun semua itu pasti akan bisa diatasi dengan niat yang kuat dan disiplin tinggi dari Hasel dalam mengejar materi pelajarannya sehingga berimbang antara akademis dan prestasi non akademisnya.

Dia harus meniru dua pembalap nasional Moto GP3 kelas dunia yang sudah lulus dari SMAN 1 Magetan, yaitu Mario Aji yang sekarang ada di Spanyol. Juga Adenanta yang bermarkas di Jepang. Mereka tetap belajar dan juga ikut event Moto GP3 dunia.

Semangat Hasel dan Omid!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Mantap surantap Prestasi siswanya Mas senior. Sukses selalu

23 Jan
Balas

Tak henti berprestasi. Keren SMAN 1 Magetan. Sukses selaku Pak Eko.

21 Jan
Balas



search

New Post