Dua Malam Sang Editor Film
Dua Malam Sang Editor Film
Oleh Efrie Leistarie
Saya sangat menyenangi dunia IT. Namun sayang, tak diseriusi sekali. Mungkin hanya sebagai sekedar pengetahuan dasar. Belum sampai mahir. Karena begitu cepat aplikasi IT berkembang. Sedangkan saya hanya ingin tak lupa. Maka sesekali masih hari meraba ilmunya.
Dua malam sang editor film. Saya berfikir, apakah seperti ini cara kerja mereka yang bergelut di bidang IT. Khususnya pengeditan video. Harus fokus di depan layar bergambar. Tak hiraukan waktu terus berjalan. Intinya masih saja ada yang kurang. Ingin dengan tampilan menarik dan tak membosankan.
Pedas rasanya kedua mata saya. Harus bekerja di depan layar. Hanya berajak jika waktu sholat dan makan. Bahkan untuk minum pun saya rapel. Sesekali saya beranjak untuk melihat benda bergerak. Memberi makan ikan. Lalu kembali mengedit video. Saya pun sesekali mengajak ngobrol ayahnya Aufa agar tak jenuh.
Dan akhirnya apapun pekerjaan kita, maka kita harus bersyukur. Keahlian yang diberikan Allah pada kita jangan sampai melupakan kewajiban pada diri sendiri. Saya yakin, mereka yang memang pandai editing video pasti memiliki cara untuk menyamankan dirinya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar