Desi Oktoriana

Menyukai tulis-menulis sejak di bangku SD. Namun, baru beberapa tahun terakhir dikembangkan lebih jauh. Saat ini menetap di Bandung berprofesi sebagai gu...

Selengkapnya
Navigasi Web
Bianglala Kehidupan
kompas.com

Bianglala Kehidupan

puisi ini untukmu, Nak

sebuah cerita tentang bianglala

tujuh warna merupa dalam lengkung yang memukau mata

lanskap langit yang menggoda pujangga sejak Shakespeare membelalak hingga Chairil Anwar menutup mata tiba-tiba

diusianya yang terlampau muda

puisi ini untukmu, Nak

kepedihan tak akan pernah tergambar dalam warna-warni alam dari sejak fajar menyingsing memperjelas garis cakrawala

sampai malam membuat hitam meraja di setiap sudut kota

biarlah perih yang kau rasa bersarang semenjana di dalam dada

basuhlah bersama putih cahaya bianglala yang tercampur sempurna

dalam tiap tarikan nafasmu sebutlah Ia perlahan sampai asa kembali memenuhi jiwa

lalu merah menemukan namanya. Keberanian menyala-nyala

Jingga menjadi warna yang kau pinjam dari senja dan ketenangan meliputi hatimu

Kuning saatnya kehati-hatian menengadah seperti bendera yang berkibar memberi kabar duka saatnya mengingat waktu kita hanyalah sementara.

Hijau yang kau temukan di perbatasan mimpi dan kenyataan adalah kesegaran dan tumbuhnya kasih sayang antar sesama. Tuhan titipkan dalam daun yang menguarkan oksigen tanpa henti.

Biru langit nila ungu susul menyusul menjadi warna-warna gelap yang membuat merah kuning hijau nampak berkilau

Seluruhnya gambaran kehidupan bagai puisi bianglala

Hadir untukmu, Nak

bukan sekali

berulang kali

dan kematian menjemput paksa:

bola mata kehilangan cahaya

21 September 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Woooow...rasa kangen terobati dengan kehadiran "Bianglala Kehidupan," saya sedikit kepo dengan larik terakhir, dan kematian menjemput paksa : bola mata kehilangan cahaya, semoga ini bukan kesedihan yang bunda D alami.

21 Sep
Balas



search

New Post