Peter Pan dan Cinderella
Kenalkan pada dua tokoh kartun diatas? Ternyata ada syndrome yang diberi nama dengan dua tokoh kartun favorit tersebut. Apa sih Peter Pan Syndrome dan cinderella syndrome itu? Ternyata dua syndrome tersebut dikarenakan kasih sayang berlebih dari oraangtua dan lingkungan sekitar, sehingga membuat anak tidak mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Maka anak laki-laki akan mengalami Peter Pan syndrome, yaitu yang tidak pernah dewasa, sehingga muncul istilah anak laki-laki yang terjebak di tubuh orang dewasa. Atau jika anak perempuan akan mengalami Cinderella complex, menggantungkan harapan pada orang lain untuk menolongnya.
Mari kita cermati. Ketika anak punya PR, siapakah yang paling repot? Ketika anak ujian akhir semester, siapakah yang belajar? Orangtua atau anak-anak? Atau yang paling sering saya temui, ketika anak-anak lupa tidak membawa tugas, maka orangtua datang mengantarkan tugasnya ke sekolah karena tidak mau anak mendapat hukuman. Jika ketiga hal diatas terjadi pada anda, maka perlu direnungkan, apakah anda rela anak anda menjadi Peter pan dan Cinderella?
Sayang tidak sama dengan memanjakan sebagaimana halnya tegas tidak sama dengan keras
sumber : grup diskusi Psikologi UNAIR 98 dengan berbagai catatan

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Tulisan yang bernas Mba...Barakallah..
tabarakallah..semoga bisa semakin berkualitas ya mbak..saling mendoakan..semangaat menulis..