Sabar Menerima Musibah
TM Gurusiana 2/365
Sabar Menerima Musibah
Sabtu, 9 Januari 2021 duka kembali menyelimuti dunia penerbangan nasional. Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak dengan menara ATC pada pukul 14.40 dan akhirnya terdeteksi jatuh di laut antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Berbagai kisah mewarnai proses pencarian pesawat nahas tersebut. Dan beribu harapan terbaik dilambungkan oleh semua pihak yang terkait, terutama dari keluarga korban. Baik keluarga penumpang maupun keluarga awak pesawat.
Dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, proses pencarian pesawat membuahkan titik terang. Berbagai material yang diduga bagian dari pesawat dan barang-barang penumpang diketemukan, sehingga pencarian langsung menuju sasaran yaitu pencarian dan evakuasi para korban yang berjumlah 62 orang.
Siapa pun tak ada yang menghendaki mengalami musibah. Namun jika Allah berkehendak, maka tak ada kekuatan yang bisa menghalanginya. Manusia hanya bisa mengantisipasi dan dituntut berikhtiar, ada pun hasilnya tetap menurut ketentuan Allah Swt.
Memprotes dan berkeluh kesah sama sekali tidak mendatangkan manfaat. Dan sebaliknya justru mendatangkan dosa dan kesedihan serta mendatangkan rasa perih yang tak berkesudahan.
Untuk itu, sebagai orang beriman, sabar dan tabah adalah obat untuk mengurangi dan menghilangkan duka yang berlebihan. Bagaimana pun semua itu terjadi atas kehendak Ilahi.
Dalam sebuah hadist diriwayatkan, "Sesungguhnya besarnya balasan disertai dengan besarnya musibah. Sesungguhnya Allah mencintai suatu kaum. Dia (Allah) akan menguji mereka. Maka siapa yang rida, dia akan memperoleh keridaan, dan siapa yang menolak (murka), ia akan memperoleh kemurkaan." (HR at Tirmidzi)
Sebagai orang beriman kita meyakini, bahwa musibah yang menimpa seseorang juga merupakan tanda kecintaan Allah Swt kepada hamba-Nya. Untuk itu jalanilah dengan sabar dan rida. Memang tidak mudah, namun harus belajar.
"Siapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya." (HR Bukhari)
Semoga semua arwah korban diterima di sisi Allah Swt, diampuni segala dosanya, dan diterima pula segala amal baiknya.
-Laa hawla wa laa quwwata illa billah-
Kalileler, 11012021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Aaamiin... setiap ujian atau musibah adalah ketentuannya. tugas kita adalah bersabar dan ikhlas menerimanya. semoga selalu sehat Bu, salam literasi
Betul sekali. Terima kasih, Pak. Salam.