Cahaya Daeng Bulan

Cahaya Daeng Bulan Lahir di Tanuntung kec. Herlang Kab. Bulukumba pada 13 Mei 1978. Pendidikan SD, SMP, SMA di Bulukumba. S1 di UNM Makassar.S2 di Universitas ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Lengkuas kusangka paha ayam
Comot gambar dari grup sebelah

Lengkuas kusangka paha ayam

Teriakkan Negara harga mati. Ketakutan berlebihan terhadap pemuka agama. Menurunkan pasukan berkompi- kompi bersenjata lengkap buat mengawasi gerakan habib yang akan menggoyang kedaulatan bangsa. Habib yang bersenjata siwak berpeluru biji tasbih. Gambar yang terpampang dijalan pun dijadikan sasaran. Disangka setan atau genderuwo yang menakutkan. Ingat pak! Sejarah mencatat "ulama dan kaum agamawan adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan, mereka bukan pencudang!!"😗

Penjagaan kepada artis bahenol sipenyinyir habib dengan pertahanan berlapis-lapis.Mungkin terbuai dengan janji manis dapat undangan untuk reunian di neraka.😃

Cerita lucu dari mereka yang sok jagoan. Mengibar bendera untuk membuktikan cinta negerinya. Menghalang jalan sambil berkoar-koar. Menyandera tronton yang hendak mengais rejeki buat anak istrinya. Namun, sekali teriakan takbir, mereka lari kocar kacir.😂

Lobster dijadikan lahan subur untuk memperkaya diri. Untuk kelas menteri yang katanya memiliki integritas. Sementara heboh mencari pembenaran dan permintaan maaf.

Saudara bungsu berulah. Meminta bantuan ke negeri seberang. Ingin merdeka? Iya. Karena katanya adik bungsu tidak memiliki garis sejarah yang sama dengan kakaknya. Tapi, adek kecil, apapun latar belakangmu... guru SD ku pernah menyampaikan padaku mendirikan negara dalam negara itu separatis. Dan harus ditumpas. " kalo ada yang berani". Kalo dak berani " adik kecil akan dibujuk dengan permen dan kerupuk beraroma micin dan full pewarna.🤔

Belum lagi, goyangan asyik dana bansos di korupsi? Oh my God!!! Fokusku semakin hilang. Hingga lengkuas yang kugigit kusangka paha ayam.

Hehe

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Pentigrafnya bagus Bu

06 Dec
Balas

Sudah kuganti redaksinya. Takut dijadikan DPO

06 Dec
Balas



search

New Post