Cermin Retak
Tantangan Hari ke-937
#TantanganGurusiana-3
~
Entah dari mana ia bermula. Cermin retak yang tak memantulkan cahaya, kini kembali memantulkan sinar yang penuh rona. Tak peduli lagi apakah cahaya itu palsu dan penuh tanda tanya.
#
Lelah melangkah, duduk diam termangu dikeheningan ramainya jalanan. Kesepian ditengah padatnya manusia yang lalu lalang berkeliaran menapaki bumi bergelimpangan. Melangkah tak terarah, seperti pantulan cahaya sang cermin retak.
#
Berhentilah bergerak saat langkah salah arah, hati salah menduga, hanya karena terlanjur jatuh cinta. Bukankah semua ada masanya. Cermin retak takkan memantulkan bayangan dengan sempurna. Biarkan semua berjalan apa adanya.
#
Kini cermin retak tak lagi di etalase, digantikan panorama indah penuh pesona. Gambarnya jelas nyata, tanpa ada rekayasa, apalagi diawali dengan sandiwara seperti drama korea. Penuh harap semua berganti, berubah dengan warna terang yang memesona. Pergilah cermin retak, biarkan semua warna memberi pesona, tanpa kepalsuan seperti yang pernah ada.
~~
~~ Mendalo Mas, 070822 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mahir pisan euu... Tak paralu lagi berkaca di cermin retak ..bercermin dari hati saja
Terima kasih banyak Uni. Semoga makin sukses. Aamiin
Pak Hans mahir berpuisi yang mantap nih. Lanjut.
Hatur nuhun mbak Ir. Sukses selalu
biarkan semua warna memberi pesona, tanpa kepalsuan seperti yang pernah ada. semoga sehat dan sukses selalu buat Abang Burhani
Terima kasih banyak mas gagah. Sukses selalu
Mantap puisinya sarat kritik sosial pak Burhani, semoga sehat selalu
Hatur nuhun pisan Ceu. Sukses selalu
Sllu luar biasa karyanya mas Han
Terima kasih banyak Oma gaul. Sukses selalu
Puisi penuh makna. Salam sukses pak.
Hatur nuhun pisan teh. Sukses selalu
Pergilah hai cermin retak karena kita tak butuh pantulanmu. Kritik sosialnya mantap betul Pak Han...
Terimo kasih banyak Uni. Sukses selalu
Puisinya keren Pak Burhani. Puisinya modern yaPak. Sukses selalu. Salam sehat selalu
Terima kasih banyak mas senior. Sukses selalu
Puisi yang sangat keren pak Burhan semoga sukses selalu
Terima kasih banyak mas senior. Sukses selalu
Puisi yang sangat keren pak Burhan semoga sukses selalu
Berarti cermin sudah tidak retak lagi .... Puisi yang mantap dan keren. Salam sukses selalu Pak Burhani.
Terima kasih banyak mbak. Sukses selalu