Catatan Indah Kegiatan AAC 2025
Tantangan Hari ke-1894
#TantanganGurusiana-6
***
Setelah sesi foto bersama dengan latar langit biru dan barisan milyaran bintang, semua peserta bergerak menuju kendaraan masing-masing. Tujuan berikutnya tentu saja kembali ke penginapan di Baan Suan Bon Doi Sueng. Iring-iringan kendaraan tetap sesuai nomor urut masing-masing. Pemandangan yang setiap hari akan selalu dinikmati oleh peserta adalah hutan lebat dengan suhu dingin.
Tepat jam 22.30 semua peserta sudah sampai dipenginapan. Secara pribadi tentu saja tidak langsung istirahat. Ada kewajiban yang mesti ditunaikan. Melaksanakan shalat Magrib dan Isya dengan jamak takhir. Setelah dilanjutkan dengan shalat sunat ba'diyah Isya, diteruskan dengan melaksanakan shalat tarawih dan witir. Setelah semua tugas sebagai hamba kepada Sang Pemilik Kehidupan usai, barulah beristirahat. Tentu saja tidak lupa mengatur alarm untuk bagun sahur.
Saat jam menunjukkan pukul 04.15, yang ingin menunaikan ibadah puasa, sudah bangun dan mempersiapkan diri makan sahur, tentu tidak lupa membangunkan siswa kontingen Indonesia, serta meminta bantuannya untuk membangunkan rekannya yang dari Malaysia. Karena jumlah peserta yang beragama Islam tidak banyak, jadi Bang Basree tidak terlalu repot menyiapkan sendiri persiapan makan sahur. Tidak ada nasi yang terhidang, tapi yang ada makanan ala anak kostan. Ada sekian banyak telor ceplok alias telor mata sapi (nah ini yang berbeda sebutannya dengan negara tetangga. Masa yang punya telor Ayam, lalu yang dapat nama Sapi, hehe).
Sambil menikmati hidangan sahur, Roti tawar (yang harganya nggak bisa ditawar) dengan isinya ada yang menambahkan selai, ada juga yang isinya telur ceplok. Semua bebas sesuai dengan selera. Sampai akhirnya sampai pada batas waktu makan sahur. Keceriaan selalu tersajikan dengan baik. Ada cerita lucu yang saya lontarkan kepada anak-anak, sehingga dalam kondisi padatnya kegiatan, apalagi sedang menunaikan ibadah puasa, semuanya tetap semangat.
Hari ketiga di Doi Inthanon National Park, semua peserta bergerak menuju ruangan tempat pemusatan latihan. Selain mendapatkan materi tentang Planet Walk, dilanjutkan dengan The Power of Ten/Multiwavelength. Dilanjutkan dengan semua peserta mendemonstrasikan setiap kartu yang dipegang masing-masing, lalu setiap pertanyaan dibagian depan kartu, dibelakangnya sudah tersimpan jawabannya. Sehingga saat peserta menjawab salah, langsung mendapatkan jawaban yang benar.
Setelah semua materi selesai di sampaikan, semua peserta diberikan kesempatan untuk kembali ke kamar masing-masing, untuk mengambil peralatan pribadi, seperti jaket tebal, sarung tangan dan keperluan lainnya. Karena semua peserta bergerak menuju Twin Pagoda, menikmati pemandangan yang indahnya luar biasa, sampai menjelang sore, bisa dibayangkan keindahan yang disuguhkan. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh semua peserta. Mengabadikannya dengan kamera. Termasuk saya didalamnya. Sampai akhirnya, panitia mengumumkan untuk segera menuju mobil. Peserta diangkut oleh kendaraan khusus, langsung menuju area parkiran mobil.
Kegiatan berikutnya adalah mengunjungi Thai National Observatory (TNO), masih berada didalam kawasan yang sama, Doi Inthanon National Park. Kepada peserta kembali disuguhkan fasilitas Teleskop yang dimiliki oleh negeri Gajah Putih. Fasilitas yang mereka miliki, sangat membantu berbagai instansi, seperti Pertanian, Geologi dan lain sebagainya.
(Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 220325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren banget ini mah giat luar biasa. Ya bisa jalan" ya dapat pengalaman berharga, ya dapat ilmu pengetahuan yg tidak setiap orang dapat kesempatan. Pokonya jempol. Masalah telor mata sapi gak usah dipikirin.nkhawatir mengganggu konsentrasi. He he... Sukses giatnya
hehe. Hatur nuhun pisan Teh Eyang. Sukses selalu
Mantap polll.... Suka bacanya. Salam sukses, Bapak.
Terima kasih banyak Mbakku. Sukses selalu