Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H.
Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H.
Tantangan ke 214
Tanggal 1 Muharram diperingati sebagai pengingat peristiwa penting saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah yang kemudian melahirkan agama Islam. Setelah Nabi Muhammad SAW hijrah, Islam mengalami perkembangan pesat dan semakin menyebar hingga ke Mekkah dan wilayah sekitarnya.
Nabi Muhammad SAW memutuskan hijrah setelah memperoleh wahyu dan perintah dari Allah untuk menyebarkan ajaran Islam ke masyarakat.
Jika pada umumnya, masyarakat merayakan tahun baru berdasarkan penanggalan masehi, Islam memperingati tahun baru berdasarkan penanggalan Hijriyah yang sudah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Pada tahun 2020, Tahun baru Islam atau 1 Muharram 1442 H akan jatuh pada Kamis (20/8/2020). Mengutip dari laman resmi NU, Islam memiliki 12 bulan dalam satu tahun yang empat bulan di antaranya adalah bulan yang paling dimuliakan oleh Allah SWT atau yang kerap disebut bulan haram.
Keempat bulan haram tersebut ialah bulan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Para ahli tafsir menjelaskan bahwa amalan ibadah selama bulan haram, pahalanya akan dilipatgandakan. Hal ini berlaku untuk amalan buruk di empat bulan haram tersebut juga akan dilipatgandakan.
Hal tersebut dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir yang menjelaskan, "Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa di samping melipatgandakan perbuatan baik."
Selain itu, tahun baru Islam juga memiliki makna mendalam dan spesial bagi umat muslim. Berikut tiga makna Tahun Baru Islam.
1. Hijrahnya Nabi Muhammad
1 Muharram juga diperingati sebagai pengingat peristiwa penting saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah yang kemudian melahirkan agama Islam. Setelah Nabi Muhammad SAW hijrah, Islam mengalami perkembangan pesat dan semakin menyebar hingga ke Mekkah dan wilayah sekitarnya.
Nabi Muhammad SAW memutuskan hijrah setelah memperoleh wahyu dan perintah dari Allah untuk menyebarkan ajaran Islam ke masyarakat.
2.Bentuk Perjuangan Nabi Muhammad dan Para Sahabat
Tahun baru Islam juga dimaknai sebagai semangat perjuangan yang tak kenal lelah dan putus asa dalam menyebarkan agama Islam oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Meskipun banyak tantangan dan rintangan, Nabi Muhammad SAW dan sahabat tak pernah menyerah atau pesimis. Bahkan Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah meninggalkan tempat kelahirannya, saudara, dan harta bendanya hanya agar bisa memenuhi perintah dan wahyu yang diberikan Allah SWT.
3. Intropeksi diri
Pergantian tahun baru Islam juga dimaknai sebagai momen untuk intropeksi diri atau muhasabah. Seiring waktu yang terus berjalan dan berlalu, dengan adanya tahun baru Islam, diharapkan umat muslim lebih mawas diri, introspeksi dan bermuhasabah atas segala tindakan dan perbuatan yang dilakukan selama 12 bulan.
Sekaligus memikirkan apa yang harus diperbaiki dan amalan apa yang harus ditinggalkan di tahun mendatang.
Biasanya di tempat tinggalku setiap malam menjelang 1 Muharram diadakan kegiatan oleh karang taruna. Yaitu kegiatan pawai obor yang diikuti oleh seluruh warga RT setempat. Biasanya iring - iringan itu begitu panjang mengelilingi kampung. Kegembiraan menyambut tahun baru Islam selalu ditunggu oleh masyarakat. Terutama anak - anak mereka sangat gembira berbaris berjalan dengan membawa obor ditangannya.
Sebelumnya para pemuda yang tergabung dalam karang taruna terlebih dahulu menyipkan obor sejumlah warga. Bahan - bahan mereka dapat dari warga yang menyumbang. Tetapi peringatan 1 Muharram kali ini tidak ada pawai obor, semua dilakukan mengingat pandemi covid - 19 belum juga berakhir. Malam 1 Muharram kali ini nampak sepi, tetapi tidak mengurangi makna yang sesungguhnya.
Selamat Tahun baru Islam 1 Muharram 1442 Hijjriah, Semoga ditahun mendatang kita bisa sama - sama meningkatkan amalan baik dengan meningkatkan kualitas ibadah. Aamiin..
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Selamat Tahun Baru 1442 H BuBarakalloh
Ya bu Barakallah..Aamin..terimakasih
Begitu luar biasa makna tahun baru hijriah. Sukses selalu dan barakallahu fiik
Terimakasih bu..
Terimakasih buuu
Selamat Tahun Baru 1442 Hijriah. Salam literasi, semoga sukses selalu.
Selamat tahun baru bun, semoga kita menjadi lebih baik
Aamiin..terimakasih pak