CEMARA KAU DAN AKU
Oleh : Ayu Indrawati
#tagur hari k_31
Berdiri diantara cemara menghijau.
Rasakan bisik angin yang menegur lembut.
Diantara titian tanah yang kulalui.
Terdengar suara binatang kecil berterbangan.
Jalan ini maaih bagai dulu.
Indah dan tetap elok dipandang.
Tampak mentari senja mengintip disela dedaunan.
Berikan salam manis lewat sinarnya yang mejingga
Pada sebongkah hati yang berharap.
Pada kata rindu yang terpendam.
Pada rasa yang belum lagi memghilang.
Pada senyummya yang menawan.
Mentari semakin meninggi.
Pancaran sinarnya merona temaram.
Langitpun berwarna merah saga.
Perlahan malam kan merambah datang.
Sebelum gelap menyapaku ramah.
Kutitipkan kenanganku sudah.
Lewat sajak yamg tercurah.
Melukiskan barisan kata yang tak pernah ku ubah.
Indramayu, 27 April 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen puisinya bunda, semoga sehat dan sukses selalu