UN VS AN
Banyak tersiar dalam berbagai media masa nasional baik cetak maupun elektronik yang menyatakan bahwa Ujian Nasional (UN) diganti dengan Asesmen Nasional (AN). Dua hal tersebut sangat berbeda secara konten dan hakikatnya antara UN dan AN. Memang benar bahwa Ujian Nasional telah dihapus sesuai kebijakan pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. Terkait ujian UN, tahun 2020 merupakan pelaksanaan UN untuk terakhir kalinya. Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Ada kata kunci mendasar yaitu UN tahun 2021 diubah menjadi Asesmen Nasional. Hal ini bukan berarti bahwa Asesmen Nasional itu sama dengan Ujian Nasional.
Mendikbud menjelaskan, bahwa perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu (seperti Ujian Nasioanl), tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. Jika kita menengok Ujian Nasional yang diukur adalah capaian siswa dan rerata nilai siswa di sekolah. Keberhasilan sekolah diukur dari rerata nilai Ujian Nasional Sekolah. Asesmen Nasional mengevaluasi system pendidikan disekolah. Jika nilai Asesmen Nasional baik maka baik pula system pendidikan di sekolah tersebut. Asesmen Nasional dirancang tidak hanya sebagai pengganti ujian nasional dan ujian sekolah berstandar nasional, namun sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.
Apapun bentuknya Ujian Nasional atau Asesmen Nasional yang terpenting adalah menyiapkan peserta didik untuk dapat hidup bersaing di masa depannya. Bagi sekolah, bukan prestasi individual yang dipentingkan tetapi prestasi semua siswa dalam menguasai keterampilan abad 21 (Critical Thinking, Creativity, Collaboaration dan Communication. Mereka juga amemiliki karakter unggul. Apakah kita siap menghadapi Asesmen Nasional? Katakan Yes I Can...

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar