PENERAPAN PEMBELAJARAN KEGIATAN EKONOMI KREATIF
Tantangan Menulis Hari ke 26
#TantanganGurusiana 
Empat orang siswa menghentikan langkah saya, ketika hendak mengajar di kelas 7 A . mereka membawa makanan seperti baru jajan. Padahal istirahat sudah berlalu dan seharusnya mereka belajar di kelas.
" Kamu baru jajan?" Tanya saya penuh keheranan.
"Ga, Bu " jawab mereka dengan senyum penuh arti.
Saya langsung ingat sesuatu. Pasti mereka sedang melakukan pembelajaran IPS, karena sepengetahuan saya saat ini waktunya materi ekonomi kreatif.
Mereka pasti kelas sembilan, sedang belajar IPS. Dengan Bu Ita, Pak Iwan atau Bu Ai. Karena ketiga rekan guru tersebut mengajar kelas tingkatan tersebut. Mereka sedang mengaplikasikan kreatifitas dalam melakukan kegiatan ekonomi. Yaitu berdagang sesuatu. Dugaan ini mengingat mereka datang sambil membawa produk makanan. Yang awalnya saya menduga mereka jajan..
Dugaan saya benar. Dibuktikan dengan sebuah tawaran dari mereka.
"Ibu mau beli?" Kata salah seorang dari mereka, sambil memperlihatkan kehadapan saya apa yang mereka jual diikuti oleh ketiga temannya yang juga membawa produk makanan yang sama.
Sebuah produk jajanan berupa cilok bentuk bulat kecil -kecil yang dibalut bumbu berwarna merah dan dikemas di mangkok plastik persegi.
Saat mereka tawarkan, muncul ide. Mengapa tidak saya buat contoh untuk pelajaran saya?. Kebetulan materi kelas 7 memasuki materi kegiatan ekonomi. Produksi, distribusi dan konsumsi. Kebetulan pula dua siswa kelas 7 ada bersama saya, saat mereka datang dan menawarkan ptoduk.
"Hayo, kalian beli. Itu juga contoh kegiatan ekonomi." Perintah saya kepada dua siswa kelas 7.
"Ga usah kamu yang bayar, biar ibu yang bayar," kata saya lagi. Saat saya melihat siswa kelas tujuh itu merogoh sakunya untuk mengambil uang. Kasihan mereka siapa tahu uangnya tinggal sedikit. Karena sudah jam terakhir.
"Contoh Kegiatan apa ini ?" Tanya saya lagi. Sambil mengabadikan mereka. menerima makanan tersebut dari kakak kelasnya melalui HP
" Distribusi dan konsumsi, Bu" jawab siswa kelas 7 sambil menerima masing - Masing satu bungkus cilok yang awalnya menolak untuk saya bayar.
Ucapan terima kasih terlontar dari mereka. Baik keempat siswa kelas sembilan yang menjual, maupun dari kelas tujuh yang mendapatkan 'jajanan' gratis dari saya.
Keempat siswa kelas sembilan pun berlalu, setelah mengucapkan terima kasih. Sedangkan saya bersama kedua siswa kelas tujuh menuju kelas.
Saya yakin muncul pertanyaan dari teman -teman mereka yang ada di kelas. Mengapa lama memanggil saya. . Biarlah mereka berdua yang akan menceritakan di depan kelas kepada teman mereka alasan keterlambatan. Sekaligus menceritakan kegiatan ekonomi dalam aplikasi kehidupan nyata yang sudah mereka lakukan.
Saya yakin, Bu Ita, Pak Iwan ataupun Bu Ai (saya sebutkan satu persatu karena saya lupa menanyakan siapa gurunya) dengan penerapan aplikasi ekonomi kreatif didorong pada pemahaman akan sebuah teori yang mengatakan "Saya mendengar saya lupa, saya melihat saya ingat, Saya melakukan saya paham.
Siswadengan melakukan proses kegiatan ekonomi kreatif merupakan sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan. Bisa jadi menjadi inspirasi bagi dirinya suatu hari kelak dalam mengembangkan dirinya untuk usaha, mengapa ?
Banyak pembelajaran yang mereka dapat ketika melakukan itu, pertama, mereka akan mengerti benar tentang hal penting yang harus diingat oleh seorang ekonomi kreatif (baca produsen) tentang WHAT, HOW, WHOM ketika akan memproduksi.
Kembali ke siswa kelas sembilan yang saya ceritakan di atas. Mereka secara tidak langsung sudah mempraktekan itu. Saat guru menugaskan praktek ekonomi kreatif maka muncul pertanyaan pertama adalah "Kita akan buat apa ya?". Tentunya saat memutuskan membuat apa mereka akan berpikir ulang untuk membuat sesuatu yang mereka bisa. Ataupun bila tidak, mereka akan mencari dari berbagai sumber YouTube misalnya cara membuatnya. Setelah itu cara memasarkannya dan lainnya.
Hal tersebut menunjukan mereka sudah mempraktekkan HOWl nya. Hal penting lainnya adalah mereka secara tidak lamgsungmempraktekan hal ketiga yang harus diingat seorang produsen yaitu WHOM, itu terlihat dari produk yang ditawarkan sesuatu yang siswa sukai . Karena mereka tahu, pangsa pasarnya adalah teman dan adik kelasnya sendiri.
Penerapan lainnya adalah tentang prinsip ekonomi, motif serta tentunya adanya berbagai macam literasi muncul. Baik literasi finansial (ini yang utama muncul), literasi digital (saat mencari untuk menjawab WHAT jika mereka tidak tahu apa yang akan mereka buat ), literasi anumerasi (saat menghitung modal serta harus dijual berapa), literasi Sains (saya yakin mereka nantinya ditugaskan untuk mempresentasikan apa yang sudah mereka lakukan dan dapatkan dari praktek mereka), serta tentunya literasi baca tulis.
Karakter pun akan muncul dengan sendirinya. kerjasama (gotong royong), kemandirian, integritas, serta kemampuan abad 21 yaitu Critical Thinking, Creatif, Colaborasi dan Comunication, karena karakter dan empat kemampuan abad 21(4C) tersebut mereka tunjukan dengan sebuah bukti. Buktinya cerita saya di atas.
Sedangkan untuk saya, pertemuan dengan mereka menjadi ide bagi saya. Sebagai sumber pembelajaran yang akan dibahas di kelas. Mereka bisa menjadi ide bagi saya memotivasi anak -anak di kelas dan menjadi awal pembuka kegiatan intinya melalui cerita kedua temannya yang tadi bersama saya bertemu dengan kakak kelasnya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Biasanya kalau ada perpisahan Bu. Rencananya mau bekerjasama dengan guru SBK.
Ada pameran hasil dari ekonomi kreatif ga bu??? Kmrin di Netces jg bgtu tspi belum bisa gebyar...duh hebat bu...sukses bu cantik.
Biasanya kalau ada perpisahan Bu. Rencananya mau bekerjasama dengan guru SBK.