Atjih Koerniasih

Guru di SMP Negeri 1 Cipanas. Sebagai guru mata pelajaran IPS. ...

Selengkapnya
Navigasi Web

'Boleh Kami Tempel di Kelas. Bu.'

Tantangan Menulis Hari Ke.. 57

TantanganGurusiana

Sebuah WA masuk sore itu. Dari Siswa yang saya wali kelasi.sebuah foto poster tentang pemanasan global. Di bawah fotonya sederet kalimat  berbunyi 

" Assalamualaikum,  Bu ini ada adalah hasil tugas IPA memggambar tentang pemanasan global. Hasil dari Anisa Nur Illahi,  Siti Aisha,  Najah., Salwa.  Rencananya ingin dipasang di kelas,hitung -hitung sebagai hiasan kelas, Bu. Tapi ijin dulu dari ibu, apakah setuju atau tidak." 

Selesai membaca itu,  saya lihat poster  pemanasan global yang dimaksud.. Poster dengan gambar bulat   maksud nya temtu bumi dengan tampilan peta Indonesia untuk menunjukan wilayah Indonesia, di pinggiran globenya (gambaran buminya)  digambari dengan kelompok bagunan industri di satu sisi,  sisi-sisi lainnya kelompok hutan gundul dan kelompok mobil -mobil.  Gambar poster tersebut diwarnai dengan paduan warna biru,  hijau,  orange dan merah.  Di atas kelompok bamgunan industri dan mobil mobil dipoles wsrna putih maksudnya tentu asap sebagai pemicu pemanassn global.  

Kembali ke isi WA mereka,  saya baca ulang. Ini tentu saya ijinkan pikir saya.  Memasang hasil karya mereka di dinding kelas memang sebuah anjuran dan juga sebuah tahap kegiatan belajar terakhir.  Untuk apa?  

"Sebuah ruangan tanpa papan informasi terasa gersang. Para siswa ingin sekali memiliki sesuatu yang dapat dilihat pada dinding di sekitarnya. Melalui papan informasi mereka dapat belajar, menemukan sebuah informasi, terinspirasi, dan menambah perasaan nyaman di dalam kelas. Demikian dikatakan oleh kimberly steele seorang guru di Abe Hubert Middle School, Garden City, Kansas" 

Dari apa yang diungkapkan Kimberly steel tersebut, kita bisa menjawab untuk apa kita memasang hasil karya siswa di ruang kelas, yaitu memotivasi dan memberi inspirasi  pada mereka.  Minimal mereka dihargai dan merasa nyaman ada di kelas serta portofolio hasil produk mereka. Sehingga dengan demikian akan memunculkan kreatifitas siswa.  Yang pada akhirnya bukan hanya aspek kognitif saja yang dikembangkan,  tetapi keterampilan dan kreatifitas merekapun dikembangkan.  Karena Era kini bukan menuntut Siswa tahu saja,  tetapi juga Siswa bisa apa.  

Oleh karena pemikiran itu,  maka isi WA tersebut saya jawab 

" Ya,  Tentu saja boleh sekali" 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

subhanallah. mantul

11 Mar
Balas

Makasih Ibu Firdayeni, aptesiasinya

11 Mar



search

New Post