Semangat kek
Tagur ke-328
Dengan penuh kesabaran, si kakek menunggu pembeli untuk membeli dagangannya. Kakek tersebut hanya berjualan kacang rebus yang dipikul di punggungnya yang sudah tua. Ia semangat untuk menjual dagangannya walaupun banyak makanan modern yang dijual di tempat wisata tersebut.
Alhamdulillah setelah sekian lama menunggu, Nampak seorang ibu mendatangi kakek tersebut untuk membeli. Dengan wajah gembira dan langsung sigap mengambil kacang untuk diberikan kepada ibu tersebut. Entah ibu tersebut membeli berapa yang jelas kakek penjual kacang tersebut senang karena ada yang membeli dagangannya.
Kita sebagai kaum muda harusnya dapat mencontoh semangat kake tersebut, sudah tua tetapi ia tidak berpangku tangan untuk mencari rezeki sendiri. Kita juga harus semangat dan harus punya inovasi untuk lebih baik mendapat rezeki.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar