Jatuh Bangun dalam Kehidupan
Semua ada saatnya…!!!
Ada saatnya kita sehat, Namun ada juga saatnya kita sakit.
Ada saatnya kita lapang, Namun ada juga saatnya kita sempit.
Ada saatnya kita muda, Namun ada juga saatnya kita tua.
Ada saatnya kita hidup di dunia, Namun ada juga saatnya kita akan meninggalkan dunia
Semua ada saatnya..!!!
Ada saatnya kita menabung, ada saatnya kita berbagi.
Saat ini menabung tidak hanya dengan uang saja, kita juga bisa menabung dalam bentuk tulisan.
Semua ada saatnya ..!!!
Ada saatnya kita diatas, Namun ada juga saatnya kita dibawah.
Ada saatnya kita juara, Namun ada juga saatnya kita biasa-biasa saja
Ada saatnya kita terpilih, Namun ada juga saatnya kita tersisih
Ada saatnya kita di puji-puji orang, Namun ada juga saatnya kita di hina dan dicaci maki
Semua ada saatnya..!!!
Jangan main-main dengan waktu, orang arab mengatakan “waktu itu ibarat pedang, jika tidak engkau gunakan pedang itu dengan baik, pedang itu nanti yang akan memotongmu”.
Apapun profesi kita, marilah selalu niatkan untuk beribadah. Jadi disaat kita diatas kita tetap rendah hati. Dan disaat kita sedang berada dibawah kita harus instropeksi diri. Jangan pernah menyalahkan orang lain, karena kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada orang lain.
Jadilah manusia bijaksana, pasti hidup ini akan terasa indah. Belajar dari orang-orang besar yang hidup sebelum kita. Kata gagal atau jatuh itu seperti menemani mereka setiap hari namun bedanya mereka tidak patah semangat. Siapa yang tidak kenal dengan Thomas Alfa Edison, orang yang menemukan lampu pertama kali. Tapi banyak orang yang tidak tahu berapa kali ia melakukan percobaan untuk menemukan hal yang tidak terpikirkan oleh manusia saat itu. Di salah satu riwayat sampai 1000 kali percobaan. Sampai orang tuanya marah karena gudang dirumahnya terbakar gara-gara digunakan untuk uji coba.
Hikmah yang bisa kita petik dari penemu-penemu hebat : Gagal itu adalah hal yang biasa, gagal bukanlah hal yang memalukan, gagal itu karena kita sudah berani mencoba. Mari kita luruskan lagi persepsi dengan kata “gagal”. Jika tidak ada istilah gagal maka tidak akan ada istilah sukses.
Jika kita sudah berusaha sekuat tenaga dan hasilnya masih tetap gagal itu adalah hal yang biasa. Namun, jika kita bisa bangkit lagi itu baru hal yang luar biasa.
Jatuh Bangun dalam Kehidupan
Hari Ke-6
Rumahku, 21 Agustus 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar