Indahnya Merindu
Sesaat diri melekat
Mendengar bisik suara hati
Dia dimana
Hingga fajar tiada datang
Desahan kalbu kebencian
Menorehkan luka semakin dalam
Semilir desahan naluri datang
Mengairi api jadi benih
Buat apa bertanya bila tahu jawabnya
Buat apa berharap bila tahu akan kemana
Buat apa bersyarat bila tahu akhirnya
Hanya membuat luka karena rindu
Bebaskan rindu bersama nafas
Serahkan dendam bersama bara pada ruang tak bertuan
Tenang jiwa, tanpa jika
Sabar diri tanpa pinta
Cukup dengan bahagia
Bersama Allah tiada kan kecewa
Oleh Mila Rahman

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar