Pandemi dan Drakor
Seumur-umur saya belum pernah menonton drakor atau drama Korea. Entahlah, tanpa alasan pasti. Meskipun banyak orang membicarakan asyiknya menonton drakor, saya tetap bergeming.
Tetapi pandemi Covid-19 mengubah banyak hal, termasuk selera film saya. Tiba-tiba saya tertarik ulasan seorang kawan di media sosial, tentang salah satu judul drama Korea yang sedang hits waktu itu, The World of The Married. Mengisahkan sebuah keluarga yang semula harmonis namun kemudian hancur luluh karena hadirnya orang ketiga.
Sebuah topik yang sangat biasa sebenarnya, bahkan membosankan pikir saya. Namun karena viral akhirnya saya pun penasaran dan menontonnya. Dalam kondisi pekerjaan yang sedang "libur panjang" saya pun akhirnya menikmati kebiasaan baru tersebut.
Tapi oh tapi, ternyata drakor memberi efek candu yang dalam. Saya pun ketagihan. Pagi siang malam didera penasaran akan kelanjutan ceritanya. Hingga satu waktu saya merasa pekerjaan rumah terbengkalai semua. Waktu terbuang tak berbekas. Hanya meninggalkan ke-melow-an hati terbawa kisah sedih sebuah drama. Hiks.
Tak bisa diteruskan kalau sudah begini. Masa-masa pandemi harus diisi dengan kegiatan yang positif, karena kita tidak tahu dengan pasti tantangan apa yang menghadang esok hari. Semua masih serba tak pasti, bagi seorang pekerja independen seperti saya.
Saya pun akhirnya say goodbye dengan drakor...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Tulisan pengalaman yg menarik..sukses dll ibu cantik