Menghargai waktu
Menghargai waktu
( Tantangan menulis hari ke - 20 )
#TantanganGurusiana
Saat itu saya mendapat undangan untuk menghadiri rapat. Untuk pembentukan sebuah kepengurusan organisasi. Dalam undangan rapat akan dimulai pukul 20.00 Wib.
Pukul 19.45 saya sudah berada di tempat yang telah ditentukan olah pengurus. Tapi alangkah kagetnya ketika sampai dilokasi, saya tidak menemukan anggota - anggota yang akan mengadakan rapat. Kecuali penjaga yang sedang membersihkan ruangan untuk kegiatan rapat nantinya.
Inilah kelemahan yang sudah menggerogoti sikap - sikap kita menghargai waktu. Kita tidak peduli lagi dengan janji, kita tidak lagi menghargai waktu.
Inilah cerminan dari pribadi kita, mungkin kita berpikir, undangan jam depalan malam pasti mulainya jam sembilan malam. Kalau semua berpikiran sama, tentu rapat akan diundur dan molor dari jam yang sudah ditentukan. Kebiasan ini sejatinya harus diubah.
Satu jam dari janji yang telah disepakati, padahal satu jam yang molor tersebut bisa digunakan untuk memulai musyawarah, tentu banyak masalah ataupun topik yang bisa diselesaikan secara bersama.
Disiplin waktu memang sangat susah untuk dijalani dalam kehidupan. Berbagai macam alasan akan terlontar dari mereka untuk mengelabuhi kedisiplinannya.
Saya pernah membaca sebuah artikel, tentang pekerja Indonesia yang dipecat gara - gara beberapa menit saja terlambat datang pada perusahaan Jepang.
Jika kita mau mengambil pelajaran dari artikel tersebut, tentu semua kita sangat menghargai waktu. Salah satu kunci keberhasilan adalah disiplin waktu. Karena waktu adalah uang. Begitu istilah orang yang benar - benar menghargai waktu.
Apalagi jika kita mampu memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Jika kita guru, tentu banyak hal - hal yang dapat dimanfaatkan ketika ada waktu luang. Misalkan, sebelum pergantian jam dengan guru lain, tentu kita bisa memeriksa tugas - tugas yang dikerjakan peserta didik, mempersiapkan bahan ajar, menyusun strategi apa yang mau diterapkan di depan kelas nantinya.
Fenomena yang ada, waktu luang kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian guru. Mereka lebih senang membahas hal - hal diluar proses PBM. Belum pernah sama sekali kita mendengar, mereka membahas tentang buku apa saja yang mereka beli untuk menunjang proses pembelajaran serta buku yang berguna untuk meningkatkan kompetensi dari guru tersebut.
Jarang juga kita dengar, guru berdiskusi tentang bagaimana menggunakan metode ataupun model pembelajaran guna meningkatkan minat belajar peserta didik.
Kapan kita akan menjadi guru efektif?. Coba tanya bertanya dan menjawab sendiri pertanyaan tersebut. Apa yang kita berikan untuk anak didik, tugas kita sebagai guru bukan hanya memberikan tugas, tetapi melayani mereka dengan penuh kasih sayang.
Waduuuh.....tulisan saya sudah mulai merembet kemana - mana. rasanya saya ingin berteriak, mengabarkan kepada dunia. " Cobalah kalian menghargai waktu, karena waktu bisa saja membunuhmu".
Sudah satu jam lebih, tapi rapat belum juga dimulai, karena masih menunggu anggota - anggota lain yang belum hadir.
Ini yang membuat saya enggan untuk mengikuti dan menghadiri musyawarah atau rapat. Selalu tidak pernah tepat waktu.
#CatatanTahun2013
#NasehatUntukDiriSendiri
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
betul sekali..saya salah satunya yg tdk konsisten dgn waktu..ruwet semua..thank you ilmunya ya..salam..
Waaah.....saya jadi terhuraaaa...Upss....terharu maksdnya pak. Heheh
Sayalah org yg plg sering mangalami hal itu... heheheeeKarena sering mendapat undangan
Haahaha....bagaimana perasaan buk kumandan akibat sering molornya j rapat..hehehr
Tantu rasa kecewa..karena dgn molornya jam Rapat..sdh Dapat dipastikan bahwa forum menghargai org2 yg telat.Karena alasan blom dimulai karma belum bnyak yg datang....
Heheheh...betul komandan.Tapi apakah hal seperti ini terus kita pertahankan?