ELEGI
Achmad Sochib
#419
#Rip ULP
rintik membincang malam
bintang tiada cahaya
langit pias menahan duka
*
desir suram
jerit tonggeret
dan sekeping doa dilantunkan
*
mengingat ada yang diam-diam pulang
meniti lengkung pelangi
menuju haribaan
*
pagi itu matahari datang malu-malu
mega mengambang
ruh berlalu
*
pujangga kelana di ujung langkah
senyum menderai surga penanda
buah penamu tak pernah mati
*
Boyolali, 8 April 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Innalilahi wa innailaihi roojiuun. Siapakah yang wafat, Pak?
Umbu Landu Paranggi, gurunya para penyair hebat Nusantara sekelas Emha ainun Najib. Salam literasi.
Puisi yang indah nan menawan pak. Sukses selalu
Terima kasih, Bu Asmah. Salam sukses selalu untuk Bu Asmah.