ABAS

GURU SMPN 3 PAGADEN SUBANG.Pengurus PGRI Kabupaten Subang. Mengajar pula di SMA PGRI 1 Subang ...

Selengkapnya
Navigasi Web

Mendapat Durian Runtuh

Selesai menyampaikan pembelajaran jam terakhir, seperti biasanya aku terdiam beberapa menit di kelas. Selain menunggu para siswa keluar kelas, aku pun sengaja untuk istirahat sejanak. Maklum jam terakhir aku kebetulan mengajar di lantai tiga. Naik menggunakan tangga sebegitu tinggi tentunya menguras tenaga untuk seusiaku. Walapun demikian, aku selalu mencoba untuk mensyukurinya. Sebab menjadi tenaga pengajar sudah menjadi pilihan hidupku. Tidak bisa dipungkiri keluarga besarku memang keluarga guru. Aku menghelak nafas cukup panjang. Seakan-akan mengumpulkan tenaga untuk menuruni tangga.

Setelah semua siswa menghilang dari pandanganku, aku langsung melangkahkan kaki menuju salah satu tangga. Aku terus menapaki tangga satu persatu. Sampai akhirnya tiba di ruang guru. Keadaannya sudah hampir sepi. Hal itu aku maklumi, sebab hampir semua guru sudah selesai mengerjakan tugasnya. Sesampai di ruang guru, aku kembali membuka laptopku.Sebab pada pukul 12.30 WIB ada agenda zoom dengan salah satu komunitas. Tidak perlu waktu lama akupun langsung bergabung. Hanya selang beberapa menit, aku dikejutkan dengan suara yang datang. Dengan reflek, aku langsung melihat ke arah pintu. Ternyata Kepala Sekolahku yang datang. Dengan suara khasnya, Kepala Sekolahku menyapaku. Akupun langsung meresponnya tanda hormat kepadanya. Aku langsung terlibat pembicaraan.Banyak hal yang aku dapatkan dari obrolan itu. Sampai akhirnya kepala sekolahku mengajakku untuk makan siang. Awalnya aku menolaknya.Maklum tidak enak juga makan dengan pimpinan berdua. Beberapa alasan untuk menolaknya aku sampaikan. Akan tetapi Kepala Sekolahku terus mengajkku. Akhirnya aku pun menuruti permintaannya.

Dengan mengendarai mobil masing-masing, aku menuju salah satu kedai sate yang cukup ternama di daerahku. Kebetulan jarajnyapun tidak jauh. Baik dari sekolah, terlebih dengan rumahku. Kepala sekolahku langsung memesan beberapa puluh tusuk sate. Sementara aku langsung duduk di mej yang masih kosong. Tak lama kemudian pesanan pun datang. Cukup menggerakan perut yang memang sudah minta diisi. Aku dan kepala sekolahku langsung menyantap menu yang ada dihadapanku. Pikirku “Aku Mendapat Durian Runtuh”. Setelah selesai makan dan beberapa saat aku ngobrol, aku dan kepala sekolah pun langsung pulang. Enak yah kalau setiap hari ditraktir sang bos.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post